Tentang SISDA (About SISDA)

I. Latar Belakang

Kebutuhan akan berbagai macam data untuk menunjang suatu penelitian atau pekerjaan proyek baik yang dilakukan oleh instansi pemerintah atau swasta di dalam negeri maupun di luar negeri merupakan hal yang mutlak harus dipenuhi agar penelitan atau pekerjaan proyek tersebut dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Keadaan saat ini menunjukkan masih sangat sulit dirasakan untuk mendapatkan data-data tersebut. Hal ini dikarenakan lamanya waktu yang diperlukan untuk mendapatkan data tersebut, rumitnya birokrasi, dan tidak adanya sentralisasi terhadap pusat pengelolaan data tersebut.

Perkembangan teknologi sistem informasi di Indonesia pada saat ini, khususnya perkembangan teknologi jaringan komputer internet, dapat dimanfaatkan untuk membangun sebuah sistem informasi pengelolaan data yang tersentralisasi dan selalu online serta mempunyai level akses international. Sehingga data-data tersebut dapat diperoleh dengan mudah dalam waktu yang sangat singkat, dan dengan biaya yang murah. Pada tahun 1997 BPP Teknologi dalam hal ini Proyek Pengelolaan Sumber Daya Air mengembangkan sebuah sistem informasi berbasis opensource yang dapat diterapkan untuk pengelolaan sumber daya air di Indonesia.  

 

II. Tujuan dan Sasaran

 

Seiring dengan kemajuan teknologi informasi multimedia berbasis jaringan komputer global internet ini, kegiatan pengembangan sistem informasi sumber daya air bertujuan :

III. Dasar Hukum Pengembangan Sistem Informasi Sumber Daya Air

 

Undang-Undang Sumber Daya Air, khususnya BAB VIII SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA AIR :

 

Pasal 65

  1. Untuk mendukung pengelolaan sumber daya air, Pemerintah dan pemerintah daerah menyelenggarakan pengelolaan sistem informasi sumber daya air sesuai dengan kewenangannya.

  2. Informasi sumber daya air sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi informasi mengenai kondisi hidrologis, hidrometeorologis, hidrogeologis, kebijakan sumber daya air, prasarana sumber daya air, teknologi sumber daya air, lingkungan pada sumber daya air dan sekitarnya, serta kegiatan sosial ekonomi budaya masyarakat yang terkait dengan sumber daya air.

Pasal 66

  1. Sistem informasi sumber daya air sebagaimana dimaksud dalam Pasal 65 ayat (1) merupakan jaringan informasi sumber daya air yang tersebar dan dikelola oleh berbagai institusi.

  2. Jaringan informasi sumber daya air sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus dapat diakses oleh berbagai pihak yang berkepentingan dalam bidang sumber daya air.

  3. Pemerintah dan pemerintah daerah dapat membentuk unit pelaksana teknis untuk menyelenggarakan kegiatan sistem informasi sumber daya air.

IV. Kegiatan Tahun 1997/1998

Tahun ini merupakan tahun awal dilakukannya kegiatan pengembangan SISDA, yaitu :

  V. Kegiatan Tahun 1998/1999

Kegiatan pengembangan SISDA di tahun ini lebih diarahkan kepada penyempurnaan hasil pengembangan software dan pemasukan data :

  VI. Kegiatan Tahun 2000/2001

Kegiatan tahun ini lebih diarahkan kepada disain dan pengembangan software database sumber daya air skala kecil untuk daerah tingkat I atau daerah tingkat II :



Gambar Buku Pengembangan Sistem Basis Data Sumberdaya Air

  VII. Kegiatan Tahun 2002/2003

Kegiatan tahun ini adalah aplikasi database sumber daya air untuk daerah tingkat I Provinsi Gorontalo :


 

Gambar Software Database Sumberdaya Air Provinsi Gorontalo


  VIII. Kegiatan Tahun 2003/2004

Kegiatan tahun ini adalah aplikasi database sumber daya air untuk Kota Samarinda :

  IX. Kegiatan Tahun 2004 ~ Sekarang

Kegiatan pengembangan SISDA sampai saat ini adalah :



Gambar Database Kualitas Air


 

Gambar Database Online Monitoring Kualitas Air